Bolehkah Aku

Pastikan sudah baca “Bukan Saatnya” sebelum melanjutkan membaca ini.ย 

Barangkali aku harus mencoba mengerti, bahwa hatimu masih terluka olehnya hingga kini. Dan apapun yang aku lakukan ternyata masih belum mampu untuk benar-benar mengobati. Luar biasa. Sedalam itu ternyata sayangmu kepadanya, hingga luka itu masih menganga bahkan untuk waktu yang cukup lama.

Kendati begitu, cobalah sejenak kau pahami. Aku datang sebagai diriku sendiri, bukan sebagai pengganti dirinya yang telah pergi. Dan sehimpun ketulusan tengah kubawa di sela rasa yang entah apa namanya. Mungkinkah ini bernama cinta?

Entahlah. Yang jelas, aku benci melihat pipimu basah, aku tak suka matamu berkantungkan lelah. Ingin rasanya semua luka dan amarah yang kau miliki menjadi beban di pundakku seutuhnya. Tak apa menyakitkan, karena bagiku senyummu mampu membuat semuanya lunas terbayarkan.

Namun rasa yang aku bawa, doa yang aku genggam, dan angan yang siap untuk aku terbangkan, ternyata masih kalah dengan besarnya kecewa yang hingga kini kau pendam. Kau masih saja tak siap untuk membuka hati, hingga pada pintu terluar aku terkungkung menanti.

Mungkin segalamu masih dia, hingga perihal luka pun masih saja tentang namanya. Tak apa. Mungkin kau hanya perlu sedikit waktu untuk berhenti, menghelakan nafas panjang agar lapang dada sebelum melangkah lagi.

Kau tahu, aku tak ingin menjadi seseorang yang menunggu badaimu reda, aku ingin menjadi seseorang yang bersama-sama denganmu melewatinya. Maka jangan tanyakan perihal kemana kaki ini aku langkahkan. Karena jauh sebelum aku mampu memilikimu, aku sudah merasa takut untuk kehilangan.

Katakan saja jika kau sudah siap untuk melangkah, karena ada aku yang akan menemanimu memperbaharui kisah. Jadi, tolong jawab ini. Bolehkah aku duduk di sini menemani hingga kau siap berdiri lagi? Bolehkah aku membantu mengubah air matamu menjadi tawa, lalu tawamu menjadi cinta? Bolehkah aku yang bertanggung jawab atasmu hingga kita tua? Bolehkah aku menyayangimu hingga kita menutup mata?

Advertisements

6 thoughts on “Bolehkah Aku”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s